Mitos Atau Fakta? Penderita Diabetes Dilarang Konsumsi Semangka

  • Bagikan
banner 728x90

OKU Timur – Ada buah tertentu yang tak boleh dikonsumsi penderita diabetes. Apakah semangka termasuk yang dilarang?

Semangka menjadi jenis buah yang diminati banyak orang, terutama ketika cuaca sedang panas. Buah yang memiliki rasa manis dan mengandung banyak cairan ini ternyata memiliki banyak nutrisi yang baik bagi tubuh. Walau begitu, ternyata beberapa orang tidak diperbolehkan mengonsumsi semangka.

Tak sedikit orang percaya bahwa pengidap diabetes dianjurkan untuk tidak mengonsumsi buah ini. Bukan tanpa alasan, semangka dapat meningkatkan gula darah secara tiba-tiba sehingga berbahaya bagi orang-orang yang memiliki masalah pada pengolahan glukosa tubuh.

Meski begitu, belum ada penelitian yang menemukan korelasi khusus antara semangka dan masalah yang dapat terjadi pada pengidap diabetes. Beberapa sumber pun mengatakan konsumsi semangka dapat mengurangi risiko yang dapat menyebabkan komplikasi yang terjadi terkait diabetes.

Salah satu indikator yang membuat banyak orang berkata semangka dapat berbahaya bagi pengidap diabetes adalah indeks glikemik yang dihasilkan. Indeks glikemik adalah indikator penting yang digunakan untuk menilai seberapa cepat gula dari makanan memasuki aliran darah. Semakin tinggi nilainya, semakin cepat lonjakan gula darah terjadi.

Setiap makanan akan dinilai dari skor 1 hingga 100 untuk penilaian glikemik. Buah semangka memiliki angka IG sekitar 76. Padahal, batas normal dari indeks tersebut adalah 70. Maka dari itu, pengidap diabetes harus tetap hati-hati dalam mengonsumsi semangka.

Jika pun ingin dikonsumsi, tentu harus bersamaan dengan makanan kaya lemak sehat, serat, serta protein. Beberapa makanan yang mengandung zat tersebut adalah kacang-kacangan dan biji-bijian. Dengan begitu, pengidap diabetes dapat kenyang lebih lama dan mengurangi efek buruk yang ditimbulkan oleh semangka pada kadar glukosa darah.

Buah yang Baik Dikonsumsi Penderita Diabetes

Seseorang yang mengidap diabetes harus terus menjaga konsumsi makanan yang masuk ke tubuh dengan menerapkan pola makan yang seimbang. Namun, seseorang yang mengonsumsi gula buatan harus lebih menjaga tubuhnya dibandingkan yang mengonsumsi gula alami.

Penting bagi setiap pengidap diabetes untuk mengetahui kandungan gula dan karbohidrat yang berasal dari makanan apapun, termasuk buah-buahan. Perlu diingat pula bahwa pengidap tetap harus menghindari konsumsi buah terlalu banyak agar lonjakan kadar gula darah tidak terjadi, seperti halnya mengonsumsi semangka.

Selain itu, pengidap juga sangat disarankan untuk mengonsumsi buah dengan kandungan karbohidrat dan indeks glikemik yang lebih rendah sehingga asupannya dapat lebih banyak. Beberapa buah yang memiliki efek kurang signifikan pada kadar gula darah, yaitu jeruk, beri, apel, dan buah pir.(adr)

  • Bagikan